Rasanya baru kemaren aku membayangkan wajah si kecil, rasanya baru kemaren aku harap2 cemas menanti kehadirannya, rasanya baru kemaren aku membayangkan bagaimana rasanya jadi ibu..

subhanallah.. sujud syukurku padaMu ya Allah, Engkau telah mengijinkan aku menjadi ibu.. bahkan seorang ayah sekalipun tak kan bisa merasakan keindahannya..

setiap mau tidur, aku memandangi sekali lagi wajah si kecil sambil berdoa “nak, jadi anak yang sholihah ya, jadi anak yang pinter, yang sayang sama ayah dan bunda”

setiap kali aku harus bangun malam untuk menyusui si kecil, aku berdoa “ya Allah mudahkanlah rezekinya, mudahkanlah jalan hidupnya, lindungilah dia dari godaan syetan, sinarilah hatinya selalu dengan hidayahMu ya Allah”

ketika kepalanya mulai berkeringat, aku mengusapnya dengan tanganku, sambil kubelai rambutnya yang masih halus, “ya Allah telah Kau titipkan manusia yang masih suci ini kepada kami, bagai selembar kertas putih yang akan kami tulis dengan tinta emas, ya Allah mohon beri kami bimbingan untuk menjaga amanah ini”

saat itu juga aku selalu terbayang wajah ibuku, aku ingin seperti beliau yang telah menjadi ibu yang baik untuk aku.. ibu yang tak pernah berhenti memanjatkan doa malam untuk anaknya sambil menitikkan air mata.. ibu yang tak pernah berkeluh kesah dalam mendidik dan membesarkan anaknya.. ibu yang selalu tulus berjuang memberikan semua yang terbaik untuk anaknya..

tak henti2nya aku bersyukur kepadaMu ya Allah, tak henti2nya aku berdoa untuk ibuku dan anakku..